Resensi Buku: Pengantar Psikologi Kognitif

 Data Buku Pengantar Psikologi Kognitif          Psikologi kognitif adalah ilmu yang memperlajari tentang proses mental dan tingkah laku yang berkaitan dengan penerimaan informasi oleh sensori, yang kemudian ditransformasi, direduksi, dielaborasi, disimpan, dikafer, dan digunakan (Neisser, 1967: dalam Pengantar Psikologi Kognitif, 2009). Psikologi kognitif mengarahkan kita untuk belajar mengenai penerimaan informasi dan kemudian diproses dalam otak sehingga kita dapat menggunakan informasi tersebut untuk melakukan sesuatu.

             Didalam buku pengantar psikologi kognitif ini akan mempelajari tentang persepsi (perception) sebagai cara mendeteksi dan menginterpretasi stimulus yang ada di sensori, ilmu tentang otak (brain science) seperti ilmu saraf yang berhubungan dekat dengan sistem kerja kognitif, pengenalan pola (pattern recognition) yang diterima manusia sebagai koding untuk mengenali stimuli, perhatian (attention) merupakan pemilihan stimulus yang dirasa diperlukan supaya tidak terjadi overloaded stimuli, memori (memory) akan mempelajari tentang bagaimana cara menyimpan dan menggunakan pengetahuan yang telah disimpan, membentuk pengetahuan (representation of knowledge) merupakan dasar dari sistem kerja kognitif manusia mengenai bagaimana informasi dimaknai dan dikombinasikan dnegan informasi sebelumnya, imajeri (imagery) yang merupakan gambaran mental tentang lingkungan, bahasa (language function) sebagai alat komunikasi untuk bertukar informasi, perkembangan kognitif (developmental cognitive psychology) dengan memahami bagaimana struktur kognitif berkembang, berfikir dan pembentukan konsep (thinking and concept formation) yang digunakan untuk menjawab dan menyelesaikan masalah, inteligensi manusia (human intelligence) adalah bagaimana kita mampu memahami masalah, beradaptasi, mengambil keputusan, dan menciptakan sesuatu yang baru, dan artificial intelligence merupakan alat yang digunakan untuk membantu manusia yang didasari oleh ilmu pengetahuan tentang sistem kerja kognitif.

              Tidak hanya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan area psikologi kognitif, didalam buku ini juga menceritakan dengan jelas dan singkat mengenai sejarah psikologi kognitif. Sejarah psikologi kognitif diawali oleh hasil observasi dan eksperimen yang dilakukan oleh filosof Yunani yaitu Aristoteles, yang menjelaskan tentang hukum belajar dan memori, juga sudah menyertakan imageri. Sumbangan pengetahuan Aristoteles menjadi landasan dasar terhadap psikologi kognitif. Wilhelm Wundt, seperti yang kita ketahui adalah seorang ilmuan psikologi yang mempelopori psikologi sebagai ilmu yang berdiri sendiri terpisah dari filsafat. Wilhelm Wundt juga melakukan beberapa penelitian mengenai psikologi kognitif. Hermann Ebbinghaus (1885-1913) merupakan seorang pengikut Wundt yang mengembangkan metode penelitian tentang memori manusia. Mary Whiton Calkins (1894) adalah seorang psikolog wanita yang mengembangkan pengetahuan mengenai memori manusia di Amerika. William James menemukan teorinya pada akhir abad 19, yang lebih menekankan pada persepsi, atensi, berfikir, dan berbagai macam petunjuk tentang fenomena. James memberikan kontribusi terbesar dalam psikologi kognitif dengan teorinya yang membagi memori menjadi 2 (dua), yaitu short-term dan long-term. Beberapa puluh tahun kemudian teori James dikembangkan oleh Atkinson dan Shiffrin.

             Awal abad ke-20 di Amerika berkembang luas aliran behaviorisme. Behaviorisme berpegang teguh pada hal-hal yang objektif dan observabel dan menolak tentang pemikiran internal. Berkembangnya aliran behavioristik menjadi masa dimana psikologi kognitif mengalami keterpurukan. Kemudian pada awal tahun 1900-an Frederick C. Bartlett melakukan penelitian mengenai memori manusia dan sedikit membantah mengenai metode yang digunakan Ebbinghaus, hal tersebut menjadi masa psikologi kognitif mulai berkembang lagi.  11 Sepember 1956 yang disepakati sebagai lahirnya psikologi kognitif dengan dasar adanya symposium yang membicarakan tentang hasil-hasil penelitian psikologi kognitif di Massachusetts Institute of Technology. Kemudian psikologi kognitif berkembang pesat pada tahun 1960-an.

Buku ini merupakan sumber yang tepat untuk menjadi rujukan Anda dalam mengetahui secara singkat mengenai psikologi kognitif, sejarah psikologi kognitif, area psikologi kognitif dilihat dari berbagai sudut pandang teori dan penelitian yang menunjang teori-teori tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s