Resensi Buku: Kimia Kebahagaan

Resensi Buku Kimia KebahagiaanBuku “Kimia Kebahagiaan” ini merupakan terjemahan dari buku karya Al-Ghazali pada tahun 1979. Buku ini merupakan salah satu buku yang mengungkap kondisi psikologis manusia dari sudut pandang ajaran islam. Buku diawali dengan pengetahuan mengenai diri, apasaja yang terdapat didalam diri manusia. Setelah mengetahui apa-apa saja yang ada didalam diri kita pastilah pembaca akan bertanya-tanya siapakah yang menciptakan manusia dengan sangat menakjubkan, ditambah kepribadian manusia yang antara satu dengan yang lain tidak mungkin sama. Maka dari itu pada bab kedua dijelaskan mengenai Allah SWT dan bagaimana cara kita mensyukuri nikmat yang telah diberikan, supaya manusia dapat hidup tentram dan bahagia baik fisik dan psikologis. Berikutnya mempelajari mengenai dunia dan akhirat, sehingga manusia memiliki gambaran bagaimana harus menjalani dunia yang sementara dan mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya untuk dapat menikmati dunia yang kekal kelak.

Dalam buku ini juga menawarkan tentang beberapa cara untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat melalui musik dan tarian; karena dengan musik dan tarian dapat berpengaruh pada kondisi emosi seseorang. Al-Ghazali pun menyarankan untuk manusia selalu senangtiasa mengintrospeksi diri dan selalu memohon ampun kepada Allah SWT, sesungguhnya dengan melakukan hal tersebut dapat membuat hati kita tentram sehingga mudah dalam melaksanakan berbagai pekerjaan duniawi. Perkawinan juga menjadi salah satu ibadah yang dianjurkan, karena perkawinan memiliki banyak sekali manfaat. Perkawinan yang diajurkan adalah perkawinan yang berdasarkan pada ajaran-ajaran islam yang dijelaskan juga dalam buku ini, supaya kelak akan mendapatkan kebahagiaan seutuhnya. Berbeda dengan maraknya saat ini banyak orang yang nikah-cerai-nikah-cerai yang tidak hanya merugikan kondisi psikis antar pasangan tetapi juga orang lain seperti keluarga besar dan anak.Resensi Buku Kimia Kebahagiaan

Pada bab-bab terakhir menceritakan kembali mengenai penyakit-penyakit hati yang mungkin akan terjadi apabila tidak menjalankan aturan yang telah dituliskan dalam kitab Allah SWT, diharapkan setelah membaca bab-bab awal penyakit hati tidak banyak dialami oleh kaum muslimin. Orang-orang yang mampu menjalankan perintah Allah SWT sebaiknya mencapai amal yang paling tinggi yaitu dengan cinta kepada Allah SWT, karena dengan cinta kepada Allah tidak hanya menyelamatkan kaum muslimin dalam dunia yang sementara, tetapi juga dapat menyelamatkan dalam dunia yang kekal kelak. Sehingga buku ini menjadi referensi yang baik untuk memahami kondisi psikis manusia dari perspektif islam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s